Posted on 21/11/2007 by Nara
Rasanya surga itu tidak jauh. Dia terpampang setiap hari di depan kita. Yaitu iklan. Nikmat sekali rasanya bila hidup di dunia iklan. Yang ada hanyalah gamba-gambar menawan, wajah-wajah rupawan, senyum yang tak kunjung berbatas, sapa yang tumpah meruah. Bahkan kesedihan dan tangis pun pasti akan berujung dengan kelegaan.
Lihat saja iklan layanan masyarakat yang menampilkan gambar [...]
Filed under: Pelangi di Dahi | Leave a Comment »
Posted on 15/11/2007 by Nara
Aku membayangkan duduk di bulan berbicara tentang bintang-bintang padahal nyatanya ada di comberan.
Itu adalah kata-kata Mohamad Sobary yang terungkap saat wawancara dengan saya kira-kira bulan Agustus 2007 yang lalu. Waktu itu dia menceritakan tentang kefanaan manusia karena menganggap dirinya sok dengan mendambakan kesucian padahal sebenarnya kita semua ini berada di comberan. Kotor, bau, dan hitam.
[...]
Filed under: Uncategorized | 3 Comments »
Posted on 13/11/2007 by Nara
Menjadi seorang ayah, dulu aku tidak pernah membayangkan. Sekarang justru mengalami. Kalau ada sekolah yang membuka kurusus cara menjadi ayah yang sukses, aku tidak akan ikut. Sudah pasti itu tidak cocok bagiku karena aku yakin menjadi ayah yang baik itu dengan belajar mendahulukan anak darip ada diri sendiri.
Tentu tidak semata-mata lantas menjadi pribadi yang lemah [...]
Filed under: LIla | 1 Comment »