Posted on 09/11/2007 by Nara
Setiap kali hujan aku teringat dengan hobi temanku. Temanku senang melihat jatuhnya titik hujan. Katanya, percikannya seperti kupu-kupu. Seperti ribuan kupu-kupu jatuh ke bumi dan berloncatan. Sangat ramai.
Hujan sering menjadi inspirasi orang untuk membuat sebuah karya seni yang bernuansa kesuburan, syukur, kegembiraan, kemunculan, pada intinya positif. Bahkan setiap kali perayaan tahun baru Cina, hujan selalu [...]
Filed under: Uncategorized | 2 Comments »
Posted on 09/11/2007 by Nara
di satu siang aku melihat ke langit
gumpalan awan putih seperti kambing
aku merasa seperti rumput
dimanakah gembala?
(di dalam kereta dari Semarang menuju Jakarta, senin siang)
Filed under: Uncategorized | 1 Comment »
Posted on 09/11/2007 by Nara
Rindu itu memang candu. Hanya bisa ditunggu ketika dia pergi, dan hanya bisa membuat termangu ketika dia mampir. Rindu itu candu, karena siksaannya selalu kita tunggu.
Semenjak memilih mendahulukan pekerjaan dan tinggal di Jakarta, aku sering dilanda rindu pada anakku. Anak yang belum genap seminggu aku pandangi dan pegangi sudah harus kusimpan dan bungkus dalam lipatan [...]
Filed under: LIla | 1 Comment »